Short Story: กระต่ายตัวแรก (Kelinci Pertama)

 กระต่ายตัวแรก

เขียนโดย SYAN



ชมพูเป็นเด็กผู้หญิงที่ขี้อายและเงียบ เธออาศัยอยู่กับพ่อและแม่ เธอไม่มีพี่น้องให้พูดคุยด้วย ดังนั้นทุกครั้งหลังเลิกเรียนชมพูจะอ่านหนังสือในห้องนอนขณะรอพ่อและแม่กลับบ้าน ในบ้านชมพูนี้หนังสือมากมาย แต่เพราะเธอไม่มีชั้นวางหนังสือ หนังสือของเธอเจ๋งกระจัดกระจายไปทั่ว นอกจากนี้ ชมพูยังมักลืมว่าวางหนังสือไว้ที่ไหน ทำให้หาหนังสือไม่เจอและต้องเสื้อเล่มใหม่ปอยๆ

วันหนึ่งขณะกำลังอ่านหนังสือ พ่อกลับบ้านและนำกระต่ายขาวตัวเล็กๆ มาให้ชมพูสับสนและถามว่า "กระต่ายตัวนี้เป็นของฉันหรือพ่อ?" พ่อตอบ "ใช่ นี่เพื่อนใหม่ของชมพู" ชมพูดีใจมาก เธอตั้งชื่อกระต่ายตัวนั้นว่า ตาต้า
ชมพูรักตาต้ามาก ทุกเช้าและบ่ายพวกเขามักจะเล่นด้วยกันในสวนเสมอ

ในวันจันทร์ถัดไป ก่อนไปโรงเรียนชมพูพาตาต้าออกจากกรงเพื่อให้อาหาร แล้วเพราะกลัวจะไปสาย ชมพูจึงที้งตาต้าที่ยังคงกินคนเดียว ช่วงบ่ายเมื่อกลับบ้านชมพูตกใจมากที่เห็นกรงว่างเปล่า ตาต้าหายไปแล้ว! 
ชมพูวิ่งไปหาพ่อและแม่พลางร้องไห้ ทั้งสามคนรีบแยกย้ายกันไปตามหาตาต้า ในสนาม ในบ้าน หน้าบ้าน และไปถามเพื่อนบ้าน

ปรากฏว่าตาต้าอยู่ที่บ้านคุณยายซึ่งอยู่ตรงข้ามบ้านของชมพู ตาต้าดูสกปรกนิดหน่อย ชมพูอาบน้ำตาต้าทันที เธอรู้สึกเศร้าและผิดที่ทิ้งตาต้าไปและทำให้ตาต้าต้องหายไป แม่เดินเข้าไปหาชมพูแล้วลูบไหล่เธอเบาๆ แม่ก็พูดว่า "ไม่เป็นไรหรอกลูก เหตุการณ์วันนี้เป็นบทเรียนให้เราต้องระมัดระวังมากขึ้นและอย่าประมาท โอเคไหม?" แชมพูพยักหน้าแล้วพูดกับตาต้า "ฉันขอโทษนะตาต้า ฉันจะดูแลตาตาต้าเสมอ"


---

Kelinci Pertama

Karya SYAN


Chomphu adalah gadis yang pemalu dan pendiam. Ia tinggal bersama ayah dan ibunya. Ia tidak memiliki kakak atau adik yang bisa diajak mengobrol. Karena itu, setiap pulang sekolah ia selalu menghabiskan waktu dengan membaca buku di kamar sambil menunggu orang tuanya pulang. Di rumah, Chomphu punya banyak buku, tapi karena tidak ada rak buku, bukunya berseraakan di mana-mana. Chomphu juga sering lupa meletakkan buku sehingga bukunya sering hilang dan ia harus membeli buku baru.

Suatu hari, saat sedang membaca buku, ayah pulang membawa seekor kelinci kecil berwarna putih dan memberikannya pada Chomphu. Chomphu terkejut dan bertanya, "Ini kelinciku, Ayah?" lalu ayah menjawab, "Iya, ini teman baru Chompu." Chomphu senang sekali, kelinci itu ia beri nama Tata. Chomphu sayang sekali dengan Tata. Setiap pagi dan siang, mereka selalu bermain bersama di halaman rumah.

Pada Senin berikutnya, sebelum berangkat sekolah, Chomphu mengeluarkan tata dari kandang untuk memberinya makan. Lalu karena takut terlambat sekolah, Chomphu meninggalkan Tata yang sedang makan sendirian. Sore harinya, saat pulang sekolah, Chompu kaget melihat kandang Tata kosong, Tata hilang! Ia berlari mencari orang tuanya sambil menangis. Chomphu, ayah, dan ibu lalu berpencar mencari Tata di halaman rumah, di dalam rumah, di depan rumah, dan di rumah tetangga.

Ternyata, Tata ada di rumah nenek tetangga yang terletak di seberang rumah Chomphu. Tata terlihat sedikit kotor saat ditemukan. Chomphu memandikan Tata, ia merasa sedih dan bersalah karena meninggalkan tata dan membuat Tata hilang. Ibu kemudian datang dan menepuk pelan pundak Chomphu sambil berkata, "Tidak apa-apa, Nak. Peristiwa hari ini jadikan pelajaran bagi kita untuk lebih berhati-hati dan tidak ceroboh, oke?" Chomphu mengangguk dan berkata pada Tata, "Maaf ya, Tata. Aku akan selalu menjaga kamu."

---

Komentar